Ukuran cacahan sering tampak sepele, padahal sangat memengaruhi selera makan dan pencernaan ternak. Cacahan yang terlalu besar membuat pakan sia-sia, sedangkan cacahan yang terlalu halus mengganggu kerja rumen. Lalu, berapa ukuran cacahan pakan ternak yang paling tepat? Simak penjelasannya berikut ini.
Mengapa Ukuran Cacahan Itu Penting
Cacahan menentukan seberapa mudah ternak mengunyah dan mencerna pakan. Potongan yang pas mengurangi sisa pakan, mempercepat kerja mikroba rumen, dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Selain itu, ukuran yang seragam membuat ternak makan lebih tenang dan tidak memilih-milih satu bagian saja.
Ukuran Cacahan untuk Sapi
Sapi membutuhkan serat panjang agar rumennya tetap sehat. Cacah hijauan menjadi potongan 3 sampai 5 sentimeter untuk sapi potong maupun sapi perah. Pada sapi perah, sisakan sebagian serat yang agak panjang supaya produksi air liur dan kadar lemak susu tetap baik.
Ukuran Cacahan untuk Kambing dan Domba
Kambing dan domba memiliki mulut yang lebih kecil. Cacah hijauan menjadi potongan 2 sampai 3 sentimeter. Ukuran ini memudahkan mereka mengunyah tanpa banyak pakan yang jatuh ke tanah. Hasilnya, sisa pakan berkurang dan kandang lebih bersih.
Ukuran Cacahan untuk Kelinci dan Unggas
Kelinci menyukai hijauan berukuran 1 sampai 2 sentimeter. Ayam dan bebek hanya memakan hijauan sebagai pelengkap, jadi cacah sangat halus sekitar 0,5 sampai 1 sentimeter. Potongan yang terlalu panjang bisa menyumbat saluran pencernaan unggas.
Ukuran Cacahan untuk Anak Ternak
Anak sapi, anak kambing, dan ternak muda memiliki gigi dan rumen yang belum sempurna. Berikan hijauan dengan potongan lebih halus, sekitar 1 sampai 2 sentimeter, dan sediakan dalam jumlah kecil. Tingkatkan ukuran potongan secara bertahap seiring pertumbuhan mereka sampai mendekati ukuran ternak dewasa.
Ukuran Cacahan Berdasarkan Jenis Bahan
Setiap bahan memiliki tekstur berbeda. Rumput gajah bertekstur keras, jadi cacah sekitar 3 sentimeter. Rumput odot lebih lunak, sehingga ukuran 4 sampai 5 sentimeter sudah cukup. Jerami cocok pada ukuran 3 sampai 5 sentimeter. Batang jagung atau tebon memiliki batang tebal, jadi cacah lebih pendek, yaitu 2 sampai 3 sentimeter.
Ukuran Cacahan untuk Fermentasi
Jika Anda membuat silase, cacah bahan menjadi 2 sampai 5 sentimeter. Potongan kecil memadat lebih rapat dan mengusir udara dari dalam wadah. Kondisi tanpa udara membantu bakteri asam laktat bekerja optimal, sehingga hasil fermentasi beraroma asam segar dan tahan lama.
Dampak Ukuran Cacahan yang Salah
Cacahan terlalu besar membuat ternak memilih bagian lunak dan menyisakan batang keras. Anda pun rugi karena pakan mubazir. Sebaliknya, cacahan terlalu halus mempercepat pakan lewat saluran pencernaan dan memicu gangguan asam lambung pada ruminansia. Karena itu, hindari kedua ekstrem itu dan pilih ukuran sesuai jenis ternak.
Gunakan Mesin agar Ukuran Seragam
Mencacah manual dengan golok memakan waktu dan menghasilkan potongan yang tidak rata. Pakai mesin pencacah rumput multifungsi untuk mendapatkan ukuran konsisten dalam jumlah besar. Anda menghemat tenaga, mempercepat pekerjaan, dan menjaga kualitas pakan di setiap kandang.
Tips Mencacah Pakan dengan Benar
Pertama, pastikan pisau mesin tajam, sebab pisau tumpul menghancurkan serat dan membuat potongan tidak rata. Kedua, layukan bahan yang terlalu basah sebelum mencacah. Ketiga, ambil sampel cacahan dan periksa ukurannya secara berkala. Keempat, amati respons ternak; jika sisa pakan banyak, sesuaikan ukuran potongan.
Kesimpulan
Ukuran cacahan pakan ternak berbeda untuk setiap jenis hewan. Sapi cocok dengan 3 sampai 5 sentimeter, kambing dan domba 2 sampai 3 sentimeter, sedangkan kelinci dan unggas membutuhkan potongan lebih halus. Gunakan mesin agar ukuran seragam dan pakan tidak sia-sia. Cari peralatan pengolahan pakan yang tepercaya? Kunjungi Rumah Mesin dan pilih mesin yang cocok untuk usaha ternak Anda.
